Bencana Hidrometeorologi di Awal Juli 2025: Karhutla, Tanah Longsor, dan Banjir Melanda Berbagai Daerah

Tim BPBD Kota Tangerang Selatan melakukan evakuasi warga terdampak banjir, Minggu (6/7). Sumber Foto: BPBD Kota Tangerang
Tim BPBD Kota Tangerang Selatan melakukan evakuasi warga terdampak banjir, Minggu (6/7). Sumber Foto: BPBD Kota Tangerang

Baca Juga: BNPB Laporkan Banjir dan Karhutla Terjadi Serentak di Sejumlah Wilayah

Sementara itu di Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa Timur, Nias Utara, pada Rabu, 2 Juli pukul 08.15 WIB terjadi kebakaran lahan seluas sekitar 10 ha.

“Kerugian materil cukup signifikan dan berdampak pada lingkungan serta aktivitas masyarakat,” ungkap BPBD setempat.

Upaya pemadaman masih berlangsung, dibantu koordinasi pemerintah dan instansi terkait, meski air terbatas.

Longsor dan Banjir di Berbagai Daerah

  • Tanah longsor di Tanggamus (Lampung): Terjadi di Kecamatan Pugung dan Bulok, menimbun 40 rumah dan 6 jembatan. Akses jalan tertutup total oleh material longsor.

  • Banjir di Tangerang Selatan: Dampak dari hujan 5–6 Juli meliputi 840 KK di lima kelurahan. Sebagian sudah surut, namun titik seperti Kayu Gede 1 dan Pondok Maharta masih tinggi.

  • Banjir di Kabupaten Tangerang: Desa Tanjung Burung terdampak 702 KK dengan ketinggian air 40–60 cm dan 702 rumah terendam.

  • Banjir di Jakarta Selatan & Timur: Kali Ciliwung meluap akibat hujan malam 6 Juli, memengaruhi 171 KK (Jaksel) dan 350 KK (Jaktim). Tinggi air mencapai 170 cm di beberapa lokasi. Ratusan jiwa mengungsi ke lokasi darurat seperti masjid dan aula kelurahan.

  • Depok (Jabar): Genangan di Cimanggis melanda 30 KK, merusak 30 rumah. Damkar Kota Depok turun tangan.

  • Mataram (NTB): Hujan disertai angin dan petir pada 6 Juli menyebabkan banjir di 92 KK. Evakuasi dan bantuan logistik segera dilakukan oleh BPBD, TNI/Polri, Basarnas, relawan, serta instansi setempat.

  • Polewali Mandar (Sulbar): Banjir di Matakali dan Wonomulyo menggenang 366 rumah, 414 KK terdampak, dan menenggelamkan 66 ha sawah hingga 27 ha tambak. Evakuasi sebagian warga masih berlangsung.

  • Buol (Sulteng): Dua desa di Kecamatan Paleleh terdampak banjir (Desa Kwala Besar & Baturata). Sebanyak 152 KK kehilangan akses dan beberapa rumah dilaporkan alami rusak ringan. Genangan surut pada 6 Juli, warga lokal mulai bersih‑bersih.

Imbauan BNPB:
Masyarakat di daerah rawan bencana diminta waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan karhutla. Hindari pembakaran lahan sembarangan dan segera laporkan jika terlihat tanda-tanda kebakaran.

Baca Juga: Lima Bencana Terjadi di Indonesia dalam 24 Jam, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Kenali jalur evakuasi dan tetap ikuti informasi serta arahan BPBD setempat.

(*Red)