“Kebijakan otonomi daerah untuk melakukan eksperimentasi kebijakan di tingkat lokal untuk mendorong implementasi teknologi hijau seperti penggunaan energi terbarukan seperti energi matahari, penggunaan mobil listrik, pengolahan limbah ramah lingkungan sampai desain green building,” terang Asisten.
Asisten mengatakan, setelah 28 tahun otonomi daerah telah memberikan dampak positif berupa meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia, bertambahnya Pendapatan Asli Daerah dan kemampuan fiskal daerah, bagi daerah yang telah berhasil diharapkan dimanfaatkan untuk program pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
“Daerah yang kemampuan PAD dan fiskalnya baik IPMnya masih rendah, angka kemiskinan masih cukup tinggi dan akses infrastruktur belum baik diperlukan evaluasi untuk memastikan penyusunan program dan kegiatan dalam APBD tepat sasaran, efektif serta efisien,” ucapnya.
Upacara ini diikuti oleh seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, siswa, mahasiswa serta TNI/POLRI.(nfl)










