2024 Indonesia Miliki Smelter Penghasil Emas Kapasitas “Gajah”

ilustrasi foto smelter (foto:int)

Tony mengatakan, pembangunan smelter tembaga itu juga dibarengi dengan pembangunan precious metal refinery yang bisa ikut mengolah mineral mentah berharga lainnya seperti emas dan perak.

“Produk akhir dari smelter tembaga dan precious metal refinery ini adalah katoda tembaga sekitar 600 ribu ton per tahun, kemudian emas batangan sekitar 50 ton per tahun, dan perak batangan sekitar 150-200 ton per tahun. Itu produk utama dari smelter dan precious metal refinery yang kami bangun saat ini,” ungkapnya kepada CNBC Indonesia dalam program ‘Mining Zone’, dikutip Jumat (3/3)lalu.

Sampai pada Februari 2023, kemajuan fisik secara total dari pabrik milik PT Freeport Indonesia (PTFI) tersebut sudah mencapai 56,5% atau sesuai dengan yang direncanakan.

“Target penyelesaian konstruksi fisik selesai di akhir Desember 2023, Mulai beroperasi ditargetkan pada akhir Mei 2024,” ungkap Erika Silva.

Erika menyatakan bahwa, smelter baru Freeport akan memiliki kapasitas produksi sebanyak 1,7 juta metrik ton konsentrat tembaga. Dengan begitu, smelter tembaga ini merupakan single line terbesar di dunia. Untuk diketahui saat ini smelter tembaga yang ada di China dan Swedia yang berkapasitas 1,6 juta metrik ton.(rfk/int)