Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Hari Ini Waspada Hujan Lebat Dan Petir

Cuaca Kalimantan Barat, Prakiraan Cuaca, Info BMKG, Berita Terkini, Cuaca Ekstrem
Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat yang dirilis oleh BMKG untuk periode tanggal 13 hingga 19 Mei 2026. (Dok. BMKG Kalbar)

“Kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat diprakirakan hujan intensitas ringan hingga lebat,” tulis pernyataan resmi BMKG Kalbar.

Peringatan dini juga dikeluarkan secara khusus terkait potensi cuaca ekstrem yang mungkin menyertai turunnya curah hujan tersebut.

“Waspadai hujan yang terjadi berpotensi disertai kilat atau petir,” tambah peringatan tersebut kepada publik.

Melihat sebaran wilayahnya melalui peta prakiraan harian, Kota Pontianak, Kubu Raya, dan Ketapang masuk dalam zona potensi hujan sedang.

Sementara itu, beberapa wilayah seperti Bengkayang, Kota Singkawang, dan Mempawah berada dalam kategori yang menandakan potensi hujan ringan.

Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan Kayong Utara turut diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang pada pertengahan pekan ini.

Begitu pula dengan Kabupaten Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang yang menunjukkan potensi hujan serupa.

Kondisi cuaca Kalimantan Barat ini diharapkan menjadi perhatian penting bagi warga yang hendak melakukan perjalanan jauh menggunakan jalur darat.

Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Kalbar: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini

Curah hujan yang terjadi secara terus-menerus memiliki potensi untuk memicu genangan air di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan dataran rendah.

Pengendara roda dua dan roda empat diminta berhati-hati karena jarak pandang dapat menurun drastis saat hujan lebat turun.

Nelayan dan operator transportasi air juga disarankan untuk menunda pelayaran apabila cuaca di perairan mendadak memburuk.

Angin kencang yang terkadang menyertai kilat dan petir berisiko membahayakan aktivitas keselamatan pelayaran.

Masyarakat dapat terus memantau pembaruan cuaca Kalimantan Barat secara berkala melalui situs resmi maupun aplikasi pusat informasi cuaca.

Informasi yang cepat dan akurat sangat diperlukan guna mengantisipasi berbagai dampak buruk dari perubahan iklim yang dinamis.

Pemerintah daerah setempat juga telah diinstruksikan untuk menyiagakan personel guna merespons cepat jika terjadi keadaan darurat bencana.

Langkah mitigasi sejak dini diyakini mampu meminimalisasi risiko kerugian material maupun potensi jatuhnya korban jiwa.

Warga yang menetap di daerah rawan banjir dan longsor diinstruksikan untuk segera mencari tempat aman apabila hujan lebat berlangsung lebih dari dua jam berturut-turut.

Semua pihak diharapkan tetap tenang dan selalu mematuhi setiap arahan dari badan penanggulangan bencana daerah di wilayah masing-masing.

(*Red)