“Kami bekerja sama dengan semua pihak, termasuk warga dari dua RT di Kelurahan Ladang, untuk mencari dan membersihkan titik-titik penyumbatan,” katanya.
Untuk mempercepat pengerjaan dan memaksimalkan pengangkatan sedimen tebal, DLH Kabupaten Sintang mengerahkan alat berat berupa ekskavator mini (excavator mini) serta truk jungkit (dump truck) ke titik-titik penyumbatan terparah.
“Kami juga menurunkan pasukan untuk membersihkan parit dan got dari lumpur, sampah, rumput, dan material lainnya agar aliran air kembali lancar,” pungkasnya.
Langkah antisipatif berkelanjutan diharapkan dapat terus dilakukan agar infrastruktur jalan bebas dari luapan air di musim penghujan.
(*Red)
















