“Api cepat membesar karena kapal membawa minyak, bahkan sempat menjalar di air,” tambah Yudi.
Kapal tersebut membawa berbagai jenis BBM komersial seperti Pertalite, Solar, dan Pertamax. Selain pasokan bahan bakar, kapal juga mengangkut peralatan tabung oksigen berukuran besar serta beberapa paket bahan kebutuhan pokok rumah tangga.
Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, terdapat enam orang anak buah kapal (ABK) yang bertugas saat musibah kapal terbakar di Ketapang ini terjadi.
Laporan mencatat satu kru berhasil selamat dari musibah tersebut. Empat orang ABK lainnya menderita luka bakar dan langsung dievakuasi menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
(*Red)















