Faktakalbar.id, KAPUAS HULU — Tim Penyelidik Bumi dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia turun tangan melakukan pengecekan fenomena rembesan gas di Kapuas Hulu, tepatnya di kawasan Dusun Kubu, Desa Ujung Pandang, Kecamatan Bunut Hilir.
Pengecekan langsung ke lokasi munculnya gas alam tersebut dilaksanakan pada Jumat (24/4/2026) sore, guna memastikan tingkat keamanan bagi permukiman warga sekitar.
Baca Juga: Fenomena Gas Alam di Tepi Sungai Kapuas, Personel Polsek Bunut Hilir Perketat Patroli
Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu, Iptu Jamali, menyampaikan bahwa kegiatan penyelidikan tersebut merupakan respons cepat dari aparat usai menerima aduan dan kekhawatiran dari warga setempat.
“Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait adanya rembesan gas di wilayah tersebut,” ujar Iptu Jamali memberikan keterangan terkait langkah pengamanan lokasi.
Pemeriksaan awal dan pengambilan sampel gas bumi tersebut berlangsung selama lebih kurang satu jam, dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.20 WIB.
Tim ahli turun secara langsung ke titik lokasi untuk memastikan kondisi stabilitas lingkungan sekitar, sekaligus melakukan serangkaian uji awal terhadap karakteristik gas yang terus keluar dari titik rembesan di permukaan tanah.
Kegiatan investigasi lapangan ini melibatkan sinergi dari sejumlah pihak terkait. Tim observasi dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyelidik Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM, Andi Setiawan, beserta jajaran anggotanya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Bunut Hilir, Hadis, personel kepolisian dan aparat TNI, serta perwakilan dari pemerintah desa dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di tempat kejadian perkara, tim ahli dari kementerian menyimpulkan bahwa fenomena alam rembesan gas di Kapuas Hulu tersebut didominasi oleh kandungan metana.
















