Kandungan Metana 80 Persen, ESDM Pastikan Rembesan Gas di Kapuas Hulu Aman bagi Warga

Tim Penyelidik Bumi dari Badan Geologi Kementerian ESDM saat melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di lokasi titik rembesan gas di Kecamatan Bunut Hilir.
Tim Penyelidik Bumi dari Badan Geologi Kementerian ESDM saat melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di lokasi titik rembesan gas di Kecamatan Bunut Hilir. (Dok. Ist)

“Tim menyimpulkan bahwa gas yang keluar mengandung sekitar 80 persen metana dan dinyatakan tidak berbahaya bagi masyarakat,” jelas laporan awal tim di lapangan.

Meskipun terdeteksi memiliki kandungan metana yang cukup tinggi dan dinyatakan relatif aman, otoritas kepolisian bersama pemerintah daerah tetap mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Masyarakat dilarang keras untuk terlalu mendekati titik rembesan dan diinstruksikan untuk selalu menjaga batas jarak aman sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya susulan.

Selama proses pengambilan sampel dan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi kejadian terpantau aman, lancar, dan sangat kondusif.

Baca Juga: Polisi Imbau Warga Jauhi Titik Fenomena Gas Alam di Bunut Hilir Kapuas Hulu

Sampel gas alam yang telah diambil oleh tim penyelidik selanjutnya akan dikirim dan dianalisis lebih lanjut di laboratorium pusat guna mendapatkan data hasil pengujian yang lebih komprehensif.

Pemerintah Kecamatan Bunut Hilir bersama unsur TNI dan Polri menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi secara berkala serta berkoordinasi intensif dengan Badan Geologi Kementerian ESDM.

(*Red)