Bupati Alexander Wilyo Apresiasi Manajemen PT Mayawana Persada dalam Selesaikan Konflik ‎

Bupati Ketapang Alexander Wilyo berhasil memediasi penyelesaian damai konflik PT Mayawana Persada dengan tokoh adat serta dorong restorative justice.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo berhasil memediasi penyelesaian damai konflik PT Mayawana Persada dengan tokoh adat serta dorong restorative justice. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

‎”Saya sadar, jika persoalan ini dibiarkan berlarut-larut, yang rugi bukanlah satu atau dua pihak, melainkan kita semua (masyarakat) Ketapang yang mendambakan kedamaian,” katanya.

‎Melalui proses mediasi yang dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menempuh jalur damai.

‎Kesepakatan tersebut menjadi bukti bahwa musyawarah mufakat masih menjadi solusi terbaik dalam menyelesaikan persoalan.

‎Tidak lupa, Alex juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Mayawana Persada atas sikap kooperatif dan kesediaan untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

‎”Saya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada manajemen PT Mayawana Persada. Sikap yang ditunjukkan, kesediaan untuk duduk bersama, kerendahan hati untuk saling mendengarkan, serta keputusan untuk menempuh jalan damai, itu adalah sebuah sikap kesatria,” sebut Alex.

‎Untuk langkah selanjutnya kata Alex, proses komunikasi akan dilanjutkan oleh kuasa hukum, Rupinus Junaidi, guna menyampaikan hasil kesepakatan kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Ketapang.

‎”Saya berharap aparat penegak hukum dapat mempertimbangkan penyelesaian melalui pendekatan Restorative Justice (RJ).

“Sehingga persoalan dapat diselesaikan secara adil tanpa harus melalui proses hukum yang panjang. Kepada jajaran Polres dan Kejaksaan Negeri Ketapang yang kami hormati, besar harapan kami agar semangat perdamaian yang telah dicapai melalui musyawarah mufakat ini dapat disambut dengan hati yang terbuka,” ungkap Alex.

‎Alex juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama agar konflik serupa tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga: Bupati Alexander Wilyo Hadiri Buka Puasa Bersama Ikkramat di Keraton Matan Tanjungpura

‎Selain itu, ia menekankan pentingnya komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional di daerah, di antaranya dengan mengutamakan tenaga kerja lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah.

‎Sebagai penutup, Alex menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan kedamaian daerah, sebagai fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

‎”Jika prinsip-prinsip ini kita pegang teguh, saya yakin Ketapang akan terus menjadi rumah yang sejuk, aman, dan sejahtera bagi kita semua. Mari kita jaga harmoni ini, karena pada akhirnya, kedamaian adalah warisan terindah yang bisa kita berikan untuk masa depan daerah kita,” pungkasnya.

(Dhn)