Faktakalbar.id, DOHA (03/03/26) – Ketegangan di kawasan Teluk mencapai titik kritis setelah Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Sardar Jabbari, mengeluarkan peringatan keras terkait lalu lintas maritim di Selat Hormuz.
Jabbari menyatakan bahwa setiap kapal yang mencoba melintasi jalur tersebut akan dibakar, serta mengancam akan menyerang pipa minyak di seluruh kawasan.
Dalam sebuah pernyataan yang ia sebut sebagai “pengarahan logistik yang dingin”, Jabbari menegaskan bahwa tidak akan ada satu barel minyak pun yang diizinkan keluar dari kawasan tersebut.
Ia juga memprediksi harga minyak dunia akan menyentuh angka 200 dolar AS per barel dalam beberapa hari mendatang.
















