Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kehadiran tikus di dalam rumah atau lingkungan pemukiman selalu memicu kekesalan.
Hewan pengerat ini identik dengan kotoran, perusak barang, dan pembawa penyakit.
Melihat dampak buruknya bagi manusia, pertanyaan yang sering muncul adalah: apa sebenarnya fungsi tikus di dunia dan mengapa alam menciptakannya?
Meski berstatus sebagai hama di lingkungan perkotaan, tikus memiliki peran yang sangat vital dalam keseimbangan ekosistem global.
Baca Juga: Sasar Jalur Tikus Entikong, Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Daging Babi dan Kerbau
Berikut adalah fungsi utama tikus di dunia yang jarang disadari:
1. Fondasi Rantai Makanan (Food Chain)
Fungsi ekologis terbesar tikus adalah sebagai mangsa.
Di alam liar, hewan ini berada di tingkat bawah rantai makanan dan menjadi sumber protein utama bagi berbagai predator karnivora, seperti ular, burung hantu, elang, musang, hingga kucing liar.
Tingkat reproduksi tikus yang sangat cepat dirancang oleh alam agar populasi predator penyeimbang ini tetap bertahan hidup. Tanpa tikus, banyak spesies predator yang akan terancam punah.
2. Pahlawan Dunia Medis dan Ilmu Pengetahuan
Suka tidak suka, perkembangan dunia medis manusia sangat berutang budi pada tikus.
Tikus laboratorium (seperti spesies Mus musculus atau Rattus norvegicus) memiliki kemiripan sistem genetik, anatomi, dan fisiologi yang sangat dekat dengan manusia.
Hampir semua pengujian vaksin, obat-obatan baru, hingga penelitian penyakit berbahaya seperti kanker dan Alzheimer selalu melibatkan tikus sebelum diuji coba ke manusia.










