Usung Konsep Hutan Tropis, Edi Kamtono Yakin Kehadiran Pusaka Minang Dongkrak PAD dan Serap Tenaga Kerja

"Wali Kota Pontianak Edi Kamtono menyebut kehadiran Pusaka Minang & Garagara Coffee dengan konsep hutan tropis mampu mendongkrak PAD dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga."
Wali Kota Pontianak Edi Kamtono menyebut kehadiran Pusaka Minang & Garagara Coffee dengan konsep hutan tropis mampu mendongkrak PAD dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga. (Dok. Faktakalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menekankan pentingnya pertumbuhan investasi di sektor kuliner sebagai salah satu roda penggerak ekonomi kota.

Hal ini disampaikannya saat meresmikan Grand Opening Pusaka Minang & Garagara Coffee di Jalan Gusti Hamzah (Pancasila) No. 18, Kamis (5/2/2026).

Menurut Edi, kehadiran destinasi kuliner baru yang menawarkan konsep unik tidak hanya memperkaya pilihan wisata bagi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja dan pajak.

“Pertama adalah membuka lapangan pekerjaan. Kedua adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Pontianak,” tegas Edi Kamtono dalam sambutannya.

Baca Juga: Padukan Cita Rasa Padang-Melayu, Pusaka Minang & Garagara Coffee Siapkan Sensasi Makan di Hutan Tropis

Ia menilai, keberanian pelaku usaha untuk berinovasi seperti yang dilakukan Pusaka Minang dengan memadukan masakan Padang, kedai kopi, dan suasana hutan tropis adalah kunci untuk menarik minat pengunjung.

Ramainya pengunjung otomatis akan berbanding lurus dengan peningkatan pajak restoran yang masuk ke kas daerah.

“Saya terima kasih dan apresiasi kepada owner, Pak Edi Hartono dan Ibu, yang telah terus berinovasi dengan kreativitasnya membangun pusat kuliner ini,” imbuhnya.

Edi menyoroti konsep “Hutan Tropis” (Green Forest) yang diusung manajemen sebagai nilai tambah yang membedakan tempat ini dengan restoran lainnya. Inovasi semacam inilah yang menurutnya mampu memperkuat citra Pontianak sebagai kota jasa dan perdagangan yang kreatif.