Faktakalbar.id, ACEH TAMIANG – Sebanyak 400 personel gabungan yang terdiri dari mahasiswa, Praja IPDN, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Tim ini bertugas sebagai enumerator untuk mempercepat penanganan darurat bansor (banjir dan longsor) di wilayah Sumatera.
Baca Juga: Gandeng Swasta dan Kementerian, BNPB Pastikan Ribuan Huntara di Aceh Tamiang Berada di Zona Aman
Pengerahan ratusan personel ini diawali dengan pembekalan teknis yang digelar di Kantor DPRK Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Pelibatan unsur akademisi dan calon aparatur negara ini merupakan instruksi langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk merespons dampak bencana yang luas.
Deadline Ketat
Tim gabungan ini bekerja dengan target waktu yang sangat ketat. Mereka harus menyelesaikan verifikasi data kerusakan di seluruh kecamatan terdampak dalam waktu kurang dari satu minggu.
















