Gandeng Akademisi, BNPB Sebar Mahasiswa Unand Validasi Data Kerusakan di 13 Daerah

Acara pelepasan mahasiswa Unand untuk bergabung dengan tim verifikasi pendataan rumah warga terdampak bencana di Sumbar, Jumat (2/1).
Acara pelepasan mahasiswa Unand untuk bergabung dengan tim verifikasi pendataan rumah warga terdampak bencana di Sumbar, Jumat (2/1/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Percepat Pemulihan, BNPB dan Pemkab Agam Kebut Pembangunan Huntara dan Trauma Healing

Komitmen Akademisi dan Data Acuan Rekonstruksi

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menyambut baik pelibatan mahasiswanya dalam misi kemanusiaan ini. Ia menegaskan komitmen kampus sebagai mitra strategis pemerintah.

“Kami Universitas Andalas berkomitmen terus menerus menjadi mitra, untuk menjadi solusi dalam proses pemulihan ataupun dalam proses rekonstruksi pascabencana yang terjadi di negara kita,” tutur Efa.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan mahasiswa sangat krusial. Data tersebut akan menjadi landasan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi hunian warga.

“Ada 20 ribu lebih rumah rusak di Sumbar. Verifikasi tingkatan kerusakan, apakah rusak ringan, sedang, maupun berat ini penting untuk menjadi acuan dalam membangun hunian tetap nantinya,” jelas Mahyeldi.

(*Red)