Diduga Akibat Heatstroke, Mahasiswa PPI Belanda Meninggal Usai Dampingi Kunker Pejabat di Austria

Foto Muhammad Athaya Helmi Nasution yang meninggal dunia saat mendampingi kunjungan kerja pejabat Indonesia di Wina, Austria. (Dok. Ist)
Foto Muhammad Athaya Helmi Nasution yang meninggal dunia saat mendampingi kunjungan kerja pejabat Indonesia di Wina, Austria. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda mengumumkan kabar duka atas meninggalnya salah satu anggotanya, Muhammad Athaya Helmi Nasution, pada Rabu (27/8/2025) lalu.

Helmi, yang merupakan anggota PPI Groningen, meninggal setelah mendampingi kunjungan kerja (kunker) pejabat dari DPR, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) di Wina, Austria.

Baca Juga: Misteri Kematian Mahasiswa IAIN Pontianak, Keluarga Duga Ada Kejanggalan

Dalam unggahan di akun Instagram resmi PPI Belanda, disebutkan bahwa Helmi mengalami heatstroke atau sengatan panas.

Menurut hasil autopsi forensik, penyebabnya adalah kekurangan cairan dan nutrisi serta kelelahan akibat aktivitas pendampingan yang tidak pernah istirahat dari pagi hingga malam.

Hal ini mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit (electrolyte imbalances) dan kadar gula darah turun di bawah normal (hypoglycemia), yang kemudian berujung pada stroke.

PPI Belanda menyayangkan sikap pihak event organizer (EO) dan liaison officer (LO) yang tidak menunjukkan permintaan maaf atau pertanggungjawaban kepada keluarga.