Faktakalbar.id, NASIONAL – Forum Anti Korupsi Indonesia (FAKSI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk serius dan tuntas dalam menangani dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Desakan itu disampaikan FAKSI saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/5).
Meski proses hukum masih berjalan, Koordinator Aksi FAKSI, Zaenal Irfandi, menyampaikan apresiasinya atas keberanian KPK dalam membongkar kasus korupsi tersebut.
“Kami mengamati selama ini di Mempawah seolah tidak pernah tersentuh hukum, dan banyak persoalan yang hanya selesai di permukaan saja,” ujar Zaenal dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (24/5).
Baca Juga: Kerugian Negara Rp40 Miliar dalam Kasus Korupsi Pengadaan Barang di DPUPR Mempawah
Zaenal menegaskan bahwa FAKSI akan terus mengawal penanganan perkara ini demi tegaknya supremasi hukum yang adil dan tidak tebang pilih.
Terlebih, kasus tersebut menyeret nama mantan Bupati Mempawah, Ria Norsan, yang kini menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat.
















