“Selain mendukung masyarakat dalam kelancaran perekonomian, juga membantu anak-anak bersekolah. Ini memang merupakan satu-satunya jalur lalu lintas dan sangat prioritas bagi kami di desa. Mudah-mudahan ini juga menjadi prioritas di tingkat kecamatan dan kabupaten karena menyangkut kehidupan kami,” tuturnya.
Ia menambahkan, kondisi jembatan sebelumnya yang rusak membuat masyarakat kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Jika jembatan masih rusak, maka kami tidak bisa melanjutkan kehidupan kami,” pungkasnya.
(DNS)
Baca Juga: Jembatan Impian Warga Dusun Lubuk Lagak Akhirnya Diresmikan Setelah 20 Tahun Penantian
















