Jokowi menilai isu semacam ini tidak hanya menyerang pribadinya, tetapi juga berpotensi menimbulkan persepsi buruk terhadap Indonesia di kancah internasional. Meski begitu, hingga kini belum ada langkah hukum yang diumumkan terkait tuduhan tersebut.
Sebelumnya, OCCRP menyebut nominasi diperoleh melalui mekanisme voting dari jurnalis dan pembaca di seluruh dunia. Namun, nama-nama yang masuk daftar, termasuk Jokowi, telah menuai berbagai respons, baik dari pihak pendukung maupun kritikusnya.















