Bupati melanjutkan, setiap pemuda perlu mempunyai visi, misi dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat. Strategi paling ampuh adalah dengan tolong-menolong lintas generasi dan gotong royong lintas sektor.
“Pada momen Hari Sumpah Pemuda ini, kita harus canangkan kebulatan tekad semua stakeholder baik Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, Organisasi Kepemudaan, Komunitas serta elemen-elemen lain,” lanjutnya.
Usai menggelar upacara, Pemkab Ketapang juga memberikan beberapa penghargaan dan hadiah seperti pemenang lomba desain logo Daerah Otonom Baru (DOB), penghargaan kepada Pangdam XII Tanjungpura, tali asih kepada keluarga pahlawan Uti Usman, Tentemak dan Kenduruhan bajir, penghargaan kepada pelestari budaya Ketapang, sertifikat akreditasi fasilitas kesehatan, piagam penghargaan kepada pengusaha yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ketapang dan penghargaan-penghargaan lainnya.(rfk)










