Faktakalbar.id, NASIONAL – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan tanggapan terkait tensi tinggi yang terjadi dalam laga klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung.
PSSI berharap persaingan sengit di lapangan tidak merembet menjadi keributan yang merusak citra sepak bola nasional.
Arya menilai duel pekan ke-32 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5), menyuguhkan drama yang luar biasa. Namun, ia menekankan pentingnya sportivitas bagi para suporter.
Baca Juga: Buka Musda IV Demokrat Jateng, AHY Instruksikan Kader Jemput Bola Rebut Suara Pemilu 2029
“Seru banget [laga Persija vs Persib]. Ini pertandingan yang ditunggu-tunggu. Dramanya banyak ya, tapi kami harapkan Bobotoh dan Jakmania tetap menunjukkan sportivitasnya,” ujar Arya di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Ia menambahkan bahwa perselisihan di lapangan hijau seharusnya selesai saat peluit panjang dibunyikan. “Rivalitas itu hanya 90 menit, selepasnya berteman lagi lah,” ucapnya.
Tanggapi Insiden Beckham Putra
Pertandingan tersebut sempat diwarnai ketegangan antarpemain, termasuk momen saat pemain muda Persib, Beckham Putra, dikerumuni oleh sejumlah pemain Persija.
Menanggapi hal tersebut, Arya meminta publik untuk tidak berspekulasi berlebihan karena situasi di lapangan seringkali sulit dinilai hanya dari penglihatan sekilas.
“Ya, itulah pemain Timnas [yang melibatkan Beckham, Rizky Ridho, Thom Haye, hingga Witan Sulaeman] kadang-kadang mungkin ada tepuk-tepuk atau bagaimana kan kita tidak tahu,” kata Arya.
Ia mengaku belum melihat detail kejadian tersebut secara jelas.





















