Baca Juga: Bhayangkara Presisi Siapkan Empat Pemain Asing Jelang AVC 2026 di Pontianak
Kehadiran para pelaku usaha lokal ini sangat diharapkan mampu menjadi sarana promosi potensi kuliner daerah ke tingkat internasional.
Pelibatan kelompok pedagang lokal juga dinilai sangat efektif untuk mendukung perputaran roda ekonomi masyarakat selama acara berskala besar ini berlangsung.
Pihak panitia tidak hanya berfokus pada infrastruktur pertandingan dan kegiatan ekonomi melainkan juga pada jaminan aspek keselamatan atlet.
Ruangan medis khusus telah disiapkan secara lengkap beserta keberadaan para petugas kesehatan yang siap bersiaga penuh.
Tim tenaga medis profesional ini ditugaskan secara khusus untuk berjaga pada setiap jalannya pertandingan secara bergiliran.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Komisaris Besar Polisi Bambang Suharyono turut menyoroti kesiapan penyelenggaraan ini.
“Fasilitas yang disediakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi cedera pada atlet selama kompetisi berlangsung, sehingga penanganan medis dapat dilakukan dengan cepat dan maksimal,” ujar Bambang Suharyono.
Ketersediaan fasilitas medis darurat di arena pertandingan ini diklaim mampu menjamin proses penanganan cedera olahraga yang lebih terukur.
Kesiapan aspek medis memang menjadi salah satu syarat krusial demi memastikan keamanan turnamen AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 ini.
Pemerintah daerah bersama panitia sangat optimistis dapat menyukseskan gelaran perhelatan kejuaraan olahraga bersejarah ini tanpa adanya kendala berarti.
Kota Pontianak secara penuh berkomitmen memberikan pengalaman serta pelayanan terbaik bagi seluruh peserta AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 dan tamu mancanegara yang datang.
(*Red)





















