Cuaca Ekstrem Picu Tanah Longsor di Kabupaten Agam, Satu Warga Dilaporkan Tewas

Proses penanganan longsor yang dilakukan tim gabungan di permukiman warga di Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Rabu (6/5). (Dok. BPBD Kabupaten Agam)
Proses penanganan longsor yang dilakukan tim gabungan di permukiman warga di Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Rabu (6/5). (Dok. BPBD Kabupaten Agam)

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Rusak Belasan Rumah dan Akses Jalan

Merujuk pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 7 hingga 8 Mei 2026. Merespons kondisi tersebut, BNPB mendesak pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi lanjutan.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk rutin membersihkan saluran air serta menanam pohon berakar kuat seperti vetiver dan sengon di area lereng guna menstabilkan struktur tanah. Warga yang bermukim di daerah aliran sungai dan lereng perbukitan diinstruksikan untuk segera mengevakuasi diri secara mandiri apabila terjadi hujan deras dengan durasi lama atau saat mendapati tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar tempat tinggal mereka.

(*Red)