Mau Kurus Cepat? Terapkan Trik Durasi Makan Ini

Ilustrasi - Susah diet? Coba trik puasa intermittent dengan durasi makan 8 jam sehari yang terbukti ampuh turunkan berat badan tanpa hitung kalori di sini! (Dok. Ist)
Ilustrasi - Susah diet? Coba trik puasa intermittent dengan durasi makan 8 jam sehari yang terbukti ampuh turunkan berat badan tanpa hitung kalori di sini! (Dok. Ist)

Hasil Uji Coba Penurunan Berat Badan

Dalam studi terbaru ini, peneliti mengamati sembilan puluh sembilan partisipan selama dua belas bulan dengan membagi mereka menjadi empat kelompok waktu makan yang berbeda.

Peneliti juga memberikan panduan pola makan Mediterania agar seluruh peserta tetap mengonsumsi makanan sehat selama masa percobaan.

Hasilnya, kelompok yang membatasi waktu makan selama delapan jam berhasil menurunkan berat badan sekitar tiga hingga empat kilogram serta mencatatkan penurunan lingkar pinggang dan pinggul hingga beberapa sentimeter.

Sebaliknya, kelompok yang makan lebih dari dua belas jam sehari hanya mampu menurunkan berat badan rata-rata satu koma empat kilogram pada awalnya, namun mereka justru mengalami kenaikan berat badan rata-rata nol koma empat kilogram setelah dua belas bulan berjalan.

Alternatif Praktis Tanpa Menghitung Kalori

Tingkat keberhasilan metode ini sangat tinggi karena sekitar delapan puluh lima hingga delapan puluh delapan persen peserta mengaku mampu mengikuti pola makan terbatas waktu ini secara konsisten.

Baca Juga: Rahasia Tubuh Langsing Tanpa Perlu Diet Ketat

Koordinator studi, Dr Jonatan Ruiz, menyebut metode puasa intermittent ini tampak lebih praktis dan tidak terlalu melelahkan ketimbang Anda harus menghitung asupan kalori harian secara ketat, sehingga cara ini sangat cocok menjadi alternatif bagi orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan.

Meskipun demikian, peneliti dari University of Cambridge Metabolic Research Laboratories, Dr Maria Chondronikola, menekankan bahwa para ilmuwan masih memerlukan studi lanjutan untuk memastikan efektivitas metode ini secara lebih mendalam, terutama terkait konsistensi jadwal, jumlah asupan kalori, serta dampaknya terhadap metabolisme tubuh.

(*Sr)