Terapkan Solusi Ringan Tanpa Bantuan Teknisi
Anda bisa menerapkan beberapa solusi mudah secara mandiri tanpa harus meminta bantuan teknisi profesional.
Langkah pertama, Anda bisa melakukan restart untuk menyegarkan kembali sistem yang terganggu.
Langkah kedua mengharuskan Anda menghapus cache atau data sementara yang menumpuk melalui menu pengaturan agar ruang memori kembali lega.
Selanjutnya, Anda bisa memindai virus menggunakan aplikasi bawaan seperti Windows Defender sekaligus memperbarui versi firmware atau sistem operasi untuk menambal kerusakan perangkat lunak.
Anda juga harus membiasakan diri menutup aplikasi dan tab browser yang tidak terpakai, menonaktifkan fitur muat otomatis aplikasi, serta menghapus file yang tidak berguna.
Jika semua langkah tersebut belum optimal, Anda bisa mengembalikan laptop ke pengaturan pabrik atau factory reset dan memastikan Anda menggunakan tambahan alat pendingin Cooling Pad di ruangan yang panas.
Lakukan Upgrade Komponen dan Perawatan Mendalam
Jika metode ringan tidak memberikan hasil maksimal, Anda harus meningkatkan kapasitas komponen keras untuk mengimbangi beratnya aplikasi masa kini.
Anda bisa melakukan upgrade memori RAM ke kapasitas 16 GB atau 32 GB jika laptop Anda menyediakan slot lepas-pasang.
Anda juga sebaiknya mengganti Hard Drive bawaan ke tipe Solid State Drive atau SSD yang memiliki kecepatan baca-tulis jauh lebih kencang.
Terakhir, Anda bisa meminta teknisi profesional membersihkan kipas ventilasi dari tumpukan debu sekaligus mengganti thermal pasta pada komponen CPU agar sistem pembuangan suhu panas kembali optimal seperti laptop baru.
(*Sr)
















