Baca Juga: Pelajar 15 Tahun Terseret Arus Deras dan Tenggelam di Riam Landau Sanggau
Menerima laporan penemuan barang bukti tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi. Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, membenarkan adanya laporan kejadian membahayakan manusia tersebut dan segera mengerahkan personel untuk memulai proses pencarian air.
“Laporan kejadian diterima dari pihak keluarga korban pada Senin sore,” ungkap Zulhijah saat memberikan keterangan resmi terkait waktu diterimanya laporan hilangnya korban.
Menindaklanjuti laporan insiden pemuda tenggelam di Sungai Sambas Kecil tersebut, operasi pencarian dan pertolongan darurat langsung diaktifkan. Pelaksanaan operasi penyisiran di area aliran sungai ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur lintas instansi yang ada di wilayah Kabupaten Sambas guna mempercepat proses penemuan korban.
Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lokasi kejadian terdiri dari personel Basarnas Pontianak Pos SAR Sintete, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sambas, personel Polsek Sambas, dan anggota Koramil Sambas. Selain unsur TNI dan Polri, tenaga medis dari Puskesmas Sambas, jajaran aparat Pemerintahan Desa Saing Rambi, serta potensi SAR dari masyarakat setempat turut bahu-membahu dalam upaya penyisiran darat dan air di sepanjang jalur sungai.
(*Red)










