Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak pihak mengira Generasi Z kini telah meninggalkan mesin pencari tradisional dan sepenuhnya beralih ke media sosial. Faktanya, data terbaru justru menunjukkan bahwa Gen Z di Indonesia menduduki peringkat teratas sebagai pengguna Google Search paling aktif di dunia.
Sebanyak 89 persen anak muda Indonesia tercatat mengakses layanan ini setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka.
Namun, mereka tidak lagi menggunakan metode pencarian lama, melainkan mendefinisikan ulang cara penelusuran berkat kehadiran Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
Baca Juga: Update Google AI Mode 2026: Browsing dan Chat AI Kini Bisa Jalan Bareng dalam Satu Layar
Pertanyaan Jauh Lebih Panjang dan Spesifik
Generasi sebelumnya terbiasa mengetik kata kunci singkat seperti “kafe terdekat” saat mencari tempat nongkrong atau bekerja. Kini, Gen Z mengetik kalimat penelusuran yang tiga kali lipat lebih panjang dan sangat spesifik untuk mendapatkan hasil paling akurat.
Mereka cenderung memasukkan kueri detail seperti mencari lokasi kafe untuk empat orang, memiliki sudut yang tenang, Wi-Fi stabil, hingga ketersediaan colokan listrik. Mesin pencari tidak lagi sekadar menyajikan deretan tautan web, melainkan memahami konteks dan memberikan jawaban layaknya seorang asisten pribadi.
Pemanfaatan Kamera dan Suara Secara Bersamaan
Perilaku penelusuran anak muda kini semakin canggih dengan hadirnya fitur Search Live yang mengandalkan lensa kamera pintar. Mereka tidak lagi repot mengetik saat melihat barang menarik, melainkan langsung mengarahkan kamera ponsel pintar mereka ke arah produk tersebut.
Sembari menyorot barang seperti sepatu di etalase mal, pengguna bisa langsung berbicara untuk menanyakan harga, warna alternatif, hingga rekomendasi kecocokan untuk bentuk kaki mereka. Teknologi kecerdasan buatan Gemini 3 langsung memproses data visual dan suara tersebut untuk memberikan rekomendasi instan.
















