Rincian Urutan Mata Uang Terendah
Rial Iran tetap bertahan pada posisi pertama sebagai mata uang terlemah akibat sanksi ekonomi internasional yang membatasi akses keuangan global. Di posisi berikutnya, Pound Lebanon dan Dong Vietnam masih mengalami tekanan hebat akibat krisis perbankan dan kebijakan devaluasi pemerintah.
Rupiah Indonesia kini berada di posisi kelima setelah sempat menyentuh angka psikologis Rp17.300 per Dolar Amerika Serikat. Analis menilai bahwa ketergantungan tinggi terhadap impor energi dan aliran modal keluar menjadi penyebab utama posisi Indonesia kian mengkhawatirkan.
Baca Juga: IHSG Tetap Perkasa Meski Nilai Rupiah Melemah
Respons Pemerintah Dan Proyeksi Pasar
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan terus memantau dampak pelemahan ini terhadap daya beli masyarakat dan harga komoditas dalam negeri. Bank Indonesia telah menyiapkan sejumlah skenario intervensi pasar guna menahan laju penurunan nilai tukar agar tidak semakin terperosok.
Banyak pihak berharap kebijakan moneter yang ketat mampu memberikan angin segar bagi penguatan Rupiah di kuartal mendatang. Meski demikian, para pelaku usaha tetap diimbau untuk waspada terhadap fluktuasi harga yang mungkin timbul akibat melemahnya nilai mata uang.
(*Sr)
















