BNPB: Rentetan Kejadian Bencana Alam Landa Sejumlah Wilayah Indonesia

Banjir yang melanda wilayah Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (17/4). (Dok. BPD Kota Tegal)
Banjir yang melanda wilayah Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (17/4). (Dok. BPD Kota Tegal)

Baca Juga: BNPB Catat 23 Bencana dalam Sehari: Banjir Terjang Pulau Jawa hingga Karhutla Riau Meluas

Sementara itu, ancaman bencana hidrometeorologi kering dilaporkan terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah. BNPB menerima laporan insiden Karhutla di Desa Sungai Cabang Barat, Kabupaten Sukamara, pada Jumat (17/4/2026). Lahan berjenis tanah mineral seluas 2,90 hektare hangus terbakar. Tim BPBD Kabupaten Sukamara bergerak cepat melakukan upaya pemadaman secara mekanis menggunakan alat kopyor dan pompa punggung (jet shooter). Peristiwa terbaru ini menambah total luasan area terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah sejak Januari 2026 menjadi 379,76 hektare.

Menyikapi tingginya intensitas kejadian bencana alam di masa peralihan musim, BNPB secara resmi mengimbau masyarakat luas untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti puting beliung, hujan lebat, gelombang tinggi, hingga ancaman bencana geologi.

BNPB juga menekankan pentingnya pencegahan Karhutla dengan meminta warga agar tidak membuka lahan dengan cara pembakaran, menghindari pembakaran sampah sembarangan, serta memastikan puntung rokok telah padam sebelum dibuang. Guna mengantisipasi situasi darurat, warga diimbau untuk menyiapkan tas siaga bencana dan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.

(*Red)