“Kami berharap pada sidang putusan yang akan mendatang, hakim dapat bersifat profesional dan independen berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta di persidangan,” tegasnya menambahkan.
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Keadilan memastikan bahwa aksi mereka tidak akan berhenti pada hari itu saja.
Mereka berkomitmen untuk terus memantau dan mengawal jalannya perkara ini hingga putusan akhir dibacakan, guna memastikan keadilan benar-benar ditegakkan di wilayah hukum Kota Pontianak.
Baca Juga: Kuasa Hukum Tersangka Dana Hibah Bawaslu Pontianak Gugat Kejari, Sebut Penetapan Cacat Hukum
(Mira)
















