“Jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan, apalagi tahun 2026 diperkirakan akan menghadapi kemarau panjang. Semua pihak harus waspada dan bergerak bersama,” ujar Menteri Hanif mengingatkan.
Selain isu karhutla, Menteri Hanif secara khusus juga menyoroti sistem penanganan sampah di wilayah Kubu Raya. Ia mendorong adanya perubahan pengelolaan sampah menjadi lebih modern dan berkelanjutan.
Ia menegaskan agar pemerintah daerah segera meninggalkan metode pembuangan sampah terbuka tanpa proses lanjutan.
“Tahun 2026 tidak boleh ada lagi penanganan sampah secara open dumping. Daerah harus mulai beralih ke sistem yang lebih baik,” ajaknya.
(FR)
















