Tanah Longsor Dominasi Wilayah Jawa
Tingginya curah hujan di Pulau Jawa memicu tanah longsor di sejumlah titik. Di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, longsor terjadi di 10 desa yang tersebar di Kecamatan Nawangan dan Bandar. Sebanyak 33 KK terdampak maupun terancam material longsoran. Aparat dan warga setempat terus melakukan pembersihan hingga Kamis (16/4/2026).
Di Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Banjarnegara melaporkan titik longsor tersebar di Kecamatan Pagedongan, Wanayasa, dan Madukara, yang mengancam keselamatan enam rumah warga.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hujan lebat memicu longsor di 10 desa pada 10 kecamatan berbeda. Tercatat satu warga mengalami luka ringan, 10 KK terdampak, dan tujuh KK lainnya terancam material longsor. BPBD mencatat empat rumah rusak sedang dan enam rusak ringan. Hingga Jumat (17/4/2026), proses pembersihan material longsor di lokasi terdampak masih berlangsung.
Baca Juga:Â BNPB Catat 23 Bencana dalam Sehari: Banjir Terjang Pulau Jawa hingga Karhutla Riau Meluas
Peringatan Kesiapsiagaan BNPB
Menyikapi tingginya intensitas kejadian ini, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
BNPB secara khusus menginstruksikan jajaran BPBD di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota untuk terus memutakhirkan informasi potensi cuaca kepada aparat desa. Pemantauan intensif di kawasan hulu dan daerah pegunungan yang rawan longsor sangat krusial dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalisasi dampak bencana lanjutan.
(*Red)
















