Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang menyebar 100 unit tempat sampah di sepanjang rute pawai lampion pada Minggu (1/3/2026).
Langkah strategis ini dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan dan estetika kota selama berlangsungnya perayaan Cap Go Meh Singkawang, yang merupakan agenda budaya tahunan berskala internasional.
Baca Juga: Amankan Cap Go Meh dan Ramadan Fair, 41 CCTV Kota Singkawang Bersiaga Penuh
Kepala UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, mengatakan bahwa ratusan fasilitas pembuangan sampah fisik tersebut telah ditempatkan secara terukur di sejumlah titik ruas jalan utama yang akan dilalui oleh para peserta pawai.
“Kami telah menyiapkan 100 tempat sampah di sepanjang Jalan Firdaus, Ponegoro, Vihara Tri Dharma, hingga GM Situt,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Selain penyediaan sarana prasarana penampungan, pihak DLH juga mengerahkan 100 orang petugas kebersihan yang disiagakan secara langsung di lokasi acara. Para personel ini bertugas penuh untuk menyapu dan membersihkan tumpukan sampah, baik selama acara berlangsung maupun setelah seluruh rangkaian kegiatan festival usai.
“Sebanyak 100 petugas kebersihan kami siagakan di lokasi Cap Go Meh untuk memastikan kondisi tetap bersih dan tertata,” kata Dedi.
Untuk memaksimalkan upaya menjaga kebersihan selama kemeriahan Cap Go Meh Singkawang, Dedi menyebutkan bahwa instansinya telah berkoordinasi dengan panitia Festival Imlek dan Cap Go Meh. Koordinasi tersebut bertujuan untuk membuka rekrutmen relawan kebersihan dari kalangan warga. Keterlibatan tenaga relawan sipil ini diharapkan dapat meringankan beban tugas para petugas kebersihan di lapangan pada hari H pelaksanaan pawai.
















