“Di rekaman CCTV terlihat pelaku mengambil tabung gas, rice cooker, dan kompor gas. Kemungkinan pelaku sudah melakukan pemetaan sebelum beraksi,” jelas Aditya.
Dalam rekaman tersebut, ciri-ciri pelaku sulit dikenali secara spesifik karena ia menggunakan penutup wajah.
“Pelaku menutup wajahnya dengan sarung,” ungkap Aditya.
Aditya juga membeberkan fakta bahwa pencurian di Sekolah Methodist ini bukan insiden tunggal.
Dua hari sebelum kejadian, tepatnya Sabtu sore, sempat terjadi percobaan pencurian di ruang kelas 3A namun gagal karena dipergoki warga sekolah.
“Waktu itu ketahuan dan diteriaki anak-anak. Saya langsung minta keamanan memperketat penjagaan sekolah. Ternyata pelaku justru beraksi di kantin. Sekitar dua tahun lalu juga pernah ada kejadian serupa,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih melakukan diskusi internal untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
“Kami masih akan berdiskusi terlebih dahulu, nanti baru diputuskan untuk membuat laporan ke polisi,” tutup Aditya.
(Natash)
















