Badai Salju Hantam Amerika, Listrik dan Penerbangan Lumpuh

Ilustrasi - Badai salju dahsyat hantam Amerika Serikat. Ribuan penerbangan batal dan ratusan ribu warga hidup tanpa listrik. Trump tetapkan status darurat. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Badai salju dahsyat hantam Amerika Serikat. Ribuan penerbangan batal dan ratusan ribu warga hidup tanpa listrik. Trump tetapkan status darurat. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Amerika Serikat tengah menghadapi situasi krisis akibat serangan badai musim dingin yang dahsyat. Fenomena cuaca ekstrem yang membawa salju lebat, hujan es, dan suhu beku ini melumpuhkan aktivitas warga serta memutus akses infrastruktur vital di sebagian besar wilayah timur negara tersebut.

Otoritas setempat melaporkan dampak kerusakan yang meluas, mulai dari matinya jaringan listrik hingga kekacauan total pada jadwal transportasi udara.

Pemerintah federal merespons cepat situasi ini dengan menetapkan status darurat di berbagai negara bagian untuk mempercepat penanganan.

Baca Juga: Amerika Serikat Pimpin Daftar Negara Dengan Utang Tertinggi

Sektor Penerbangan Mati Suri

Badai ekstrem ini memaksa industri penerbangan Amerika Serikat menghentikan operasionalnya secara masif. Situs pelacakan penerbangan, FlightAware, mencatat maskapai penerbangan membatalkan setidaknya 4.000 jadwal terbang pada hari Sabtu. Situasi memburuk pada hari Minggu dengan lebih dari 9.400 penerbangan terdampak.

Maskapai raksasa seperti Delta Air Lines, JetBlue, dan United Airlines mengambil inisiatif membatalkan penerbangan di hub-hub utama mereka, termasuk Atlanta, Boston, dan New York. Manajemen maskapai mengambil langkah ini demi menjamin keselamatan penumpang di tengah cuaca yang sangat berbahaya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menilai badai ini sebagai peristiwa bersejarah yang memerlukan intervensi pusat. Ia menyetujui deklarasi bencana darurat federal untuk 12 negara bagian, termasuk Carolina Selatan, Georgia, Tennessee, hingga Virginia Barat. Total sebanyak 17 negara bagian kini menyandang status darurat cuaca.

Melalui akun media sosialnya, Trump memberikan jaminan kepada warganya bahwa pemerintah terus bekerja memantau situasi.

“Kami akan terus memantau dan tetap berhubungan dengan semua negara bagian yang berada di jalur badai ini. Tetap aman dan tetap hangat,” tulis Trump melalui unggahan di Truth Social.

Ratusan Ribu Warga Tanpa Listrik

Hantaman badai juga membuat sektor energi kewalahan. Laporan mencatat lebih dari 160.000 pelanggan kehilangan akses listrik, dengan dampak terparah melanda Louisiana dan Texas. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, mengonfirmasi pengerahan tim utilitas untuk menangani pemadaman ini.