“Dari perjalanan suci ini, umat Islam menerima hadiah terbesar berupa perintah salat sebanyak 50 waktu yang kemudian menjadi lima waktu. Semoga peringatan Isra Mi’raj ini dapat menggerakkan hati kita untuk semakin istiqomah menjalankan salat wajib dan memperbanyak ibadah sunnah,” ujar Ria Norsan di hadapan para jamaah.
Persiapan Sambut Ramadan
Selain membahas makna spiritual peringatan Isra Mi’raj, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.
Ia mengimbau agar fisik dan lingkungan masjid dipersiapkan sebaik mungkin.
Dewan Masjid dan jamaah diajak untuk bergotong royong menjaga kebersihan dan kerapian rumah ibadah agar pelaksanaan ibadah puasa dan tarawih nanti terasa lebih nyaman.
“Mari kita hiasi dan bersihkan masjid kita tercinta. Kita jadikan rumah ibadah ini tempat yang nyaman, bersih, dan tertata rapi, sehingga jamaah dapat beribadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan selama Ramadan,” tambahnya.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon kekuatan iman, kesehatan, serta keberkahan umur.
Suasana kekeluargaan tampak erat saat Gubernur dan jamaah saling bersilaturahmi usai kegiatan. Melalui momen ini, pemerintah berharap semangat masyarakat untuk memakmurkan masjid terus meningkat dalam kehidupan sehari-hari.
(Rfa/Irm)
















