Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Peran Satuan Pengamanan (Satpam) di Kabupaten Kayong Utara terbukti vital dalam menjaga keamanan wilayah.
Tidak hanya bertugas menjaga aset, personel Satpam kini turut andil dalam pemberantasan tindak kriminalitas. Hal ini terungkap dalam peringatan HUT Satpam ke-45 yang digelar di Sukadana, Kamis (8/1/2026).
Dalam momen tersebut, empat orang personel Satpam menerima penghargaan atas keberanian dan kejelian mereka menggagalkan berbagai tindak pidana serius di lingkungan kerjanya.
Prestasi menonjol dicatatkan oleh Ramadanni, yang berhasil mencegah masuknya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu di area KIPP.
Baca Juga: Bukit Merindu Jadi Percontohan, Kayong Utara Pacu Produksi Jagung Nasional Menuju Target Ekspor 2026
Sementara itu, Dedi diganjar penghargaan setelah sukses menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) melalui jalur perairan kapal motor.
Tidak hanya kasus penyelundupan, aksi sigap Joni dan Sanggam Lumban Tobing juga diapresiasi karena berhasil membantu aparat kepolisian mengungkap kasus pencurian yang terjadi di wilayah kerja PT. KAP.
Tantangan Keamanan 2026
Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo, menyebutkan bahwa di usia ke-45 ini, Satpam bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan mitra strategis Polri.
Menurutnya, tantangan keamanan di tahun 2026 semakin kompleks seiring kemajuan teknologi, sehingga kewaspadaan di area publik dan objek vital menjadi kunci.
“Satpam adalah garda terdepan. Kemampuan deteksi dini yang mereka miliki sangat membantu kepolisian. Oleh karena itu, kompetensi harus terus diasah melalui pelatihan berjenjang seperti Gada Pratama hingga Gada Utama,” ujarnya.
Profesionalisme Profesi
















