“Kita tahu selama ini Pak SBY selalu mengajarkan kita politik yang putih, yang bersih, yang tidak pernah menyerang orang, tidak pernah membuat fitnah,” jelasnya.
Instruksi untuk Kader Demokrat
Menyikapi serangan narasi tersebut, Andi Arief menyerukan kepada seluruh kader Partai Demokrat di Indonesia untuk tidak diam.
Baca Juga: Ijazah, Kekuasaan, dan Krisis Integritas: Menggugat Nurani Penegak Hukum
Ia meminta para kader untuk pasang badan membela SBY yang sedang didzalimi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
“Untuk seluruh kader Demokrat untuk tetap membela pemimpin kita yang dizalimi, difitnah, ini karena memang betul-betul tidak dilakukan Pak SBY. Kalau kita difitnah dizalimi kita harus melawan,” seru Andi Arief.
Langkah perlawanan ini diambil karena SBY merasa sangat terganggu dengan pemberitaan bohong tersebut. Selain perlawanan narasi, opsi hukum juga tengah disiapkan jika fitnah terhadap SBY terus berlanjut tanpa henti.
(*Red)
















