Tumbangkan 100 Pesaing, Atlet NPCI Ketapang Fahmi Suhada Rajai Catur Mempawah Cup 2025

Fahmi Suhada (tengah, memegang piala), atlet NPCI Ketapang, berfoto bersama panitia usai menerima trofi juara pertama Catur Cepat Mempawah Cup Open Non Master 2025, Sabtu (20/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Fahmi Suhada (tengah, memegang piala), atlet NPCI Ketapang, berfoto bersama panitia usai menerima trofi juara pertama Catur Cepat Mempawah Cup Open Non Master 2025, Sabtu (20/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Fahmi Suhada, atlet catur dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Ketapang, berhasil membuktikan diri sebagai yang terbaik dalam ajang “adu otak” tingkat provinsi.

Baca Juga: Bupati Ketapang Ajak KONI, KORMI, dan NPCI Berkolaborasi Majukan Olahraga dan Daerah

Ia sukses menyabet gelar juara pertama pada turnamen Catur Cepat Mempawah Cup Open Non Master tahun 2025.

Kompetisi yang digelar selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Desember 2025 ini, berlangsung sengit di Aula Masjid Alfurqan Muhammadiyah.

Acara ini terselenggara berkat kerja sama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mempawah dengan Percasi Mempawah.

Sisihkan 100 Peserta

Prestasi Fahmi terbilang gemilang karena ia harus bersaing melawan 100 pecatur lainnya yang datang dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Fahmi sendiri mengaku terkejut dengan hasil ini mengingat ketatnya persaingan sejak babak awal.

“Alhamdulillah saya bisa juara di turnamen Mempawah Open ini. Kalau melihat persaingan dari babak awal, saya tidak menyangka bisa juara. Karena kekuatan dan kemampuan dari semua peserta hampir merata, tapi bersyukur bisa menjadi yang terbaik,” ungkap Fahmi, Sabtu (20/12/2025).

Daftar Para Juara

Selain Fahmi yang menduduki podium tertinggi, posisi kedua diraih oleh Yem Madona dari Kota Pontianak, disusul oleh Safari dari Kabupaten Sambas di peringkat ketiga.

Baca Juga: Bukan Sekadar Main, Ini 4 Jurus Jitu untuk Mulai Menang Bermain Catur

Panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori khusus. Predikat Best Veteran diraih oleh atlet tuan rumah, Mugiono, sementara Best Pecatur Putri jatuh kepada Ta Eka Danustie.

Di kategori junior, bakat muda Edrick Ricardo Edvin, bocah 8 tahun asal Pontianak, berhasil meraih Best Junior Putra. Sedangkan Best Junior Putri direbut oleh Fio Artasia Cory, juga dari Pontianak.

Setiadi, selaku panitia pelaksana, menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semuanya. Terutama pihak sponsor… Insya Allah semoga tahun depan pertandingan ini dapat kita laksanakan kembali,” tuturnya.

(ra)