“Saat menurunkan sekoci, kepala korban terbentur mesin dan korban terjatuh ke Sungai Kapuas. Setelah itu korban tidak muncul kembali ke permukaan,” ungkap Junetra.
Melihat kejadian tersebut, rekan korban sempat berupaya melakukan pertolongan darurat dengan melemparkan pelampung ke arah jatuhnya korban.
Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena derasnya arus Sungai Kapuas saat itu membuat tubuh korban dengan cepat tenggelam dan hilang dari pandangan.
Baca Juga: Kapal Margana Sakti Tenggelam di Perairan Padang Tikar, Tim SAR Gabungan Cari Satu Kru yang Hilang
Setelah dilakukan penyisiran intensif selama tiga hari oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung sejauh 11 nautical mile (mil laut) ke arah hilir dari lokasi kejadian awal.
Setelah berhasil dievakuasi ke darat, jenazah ABK Kapal Kargo EPS 359 tersebut langsung dibawa untuk proses identifikasi dan pemulasaraan lebih lanjut.
“Setelah dievakuasi, korban langsung diserahkan kepada pihak agen kapal,” tutup Junetra.
(*Red)





















