Faktakalbar.id, BOGOR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, membuka secara resmi kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) Tahun 2025.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Penanggulangan Bencana BNPB di Sentul, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan implementasi Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB) 2020–2044, sebagai langkah strategis menuju Indonesia Tangguh Bencana dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: BNPB-KemenPU Gelar Apel Siaga, Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana Akhir Tahun
Pelatihan kepemimpinan strategis ini mengusung tema “Kepemimpinan Strategis Menghadapi Tantangan Penanggulangan Bencana”.
Pesertanya adalah 80 orang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Bangun Kepemimpinan Strategis
Melalui SDMT, BNPB berupaya memperkuat kemampuan manajerial dan strategis pimpinan daerah, terutama dalam pengambilan keputusan pada kondisi darurat bencana.
Program ini menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, koordinatif, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) Tahun 2025 ini disusun dalam lima tahapan yang dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan sesi daring dan tatap muka di Pusdiklat PB BNPB.
















