Berikut adalah tahapan pelaksanaannya:
- Pra-Pelatihan (Preliminary Session): 11–12 November 2025
- Pelaksanaan Utama (Main Training): 17–21 November 2025
- Simulasi Kepemimpinan dan Table Top Exercise (TTX): 22–23 November 2025
- Evaluasi dan Penutupan: 24 November 2025
Perkuat Sinergi dan Peran BPBD
Selama pelaksanaan SDMT, peserta akan menerima pembekalan materi komprehensif dari pejabat tinggi BNPB, kementerian/lembaga terkait, akademisi, dan mitra internasional.
Materi tersebut meliputi kebijakan nasional penanggulangan bencana, sistem komando tanggap darurat, komunikasi risiko, manajemen krisis, serta strategi penguatan koordinasi antarinstansi.
Selain sesi kelas, peserta juga akan mengikuti table top exercise dan simulasi kepemimpinan. Sesi ini menitikberatkan pada praktik pengambilan keputusan yang cepat dan koordinatif di tengah situasi darurat bencana.
Baca Juga: BNPB Wakili Indonesia di Forum COPPER, Tekankan Integrasi Respon Pandemi dan Adaptasi Iklim
Hasil dari simulasi ini diharapkan akan menjadi bahan penyusunan rencana aksi daerah sebagai tindak lanjut implementasi di wilayah masing-masing.
BNPB menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi bencana di tingkat daerah.
Melalui SDMT, diharapkan para pimpinan BPBD memiliki kapasitas strategis untuk mengelola risiko, merancang kebijakan tangguh, serta mengoordinasikan potensi daerah dengan pendekatan whole-of-government dan whole-of-society.
(*Red)
















