Sambas  

Jaga Penyu, Jaga Ekonomi: Pokdarwis Tanjung Api Harap Konservasi Sejahterakan Warga

"Pelepasan 20.000 tukik di Tanjung Api, Sambas, dirancang Pokdarwis untuk menggerakkan ekonomi warga. Event ini diharapkan menarik wisata dan membuka lapak UMKM."
Pelepasan 20.000 tukik di Tanjung Api, Sambas, dirancang Pokdarwis untuk menggerakkan ekonomi warga. Event ini diharapkan menarik wisata dan membuka lapak UMKM. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SAMBAS — Upaya konservasi penyu melalui pelepasan 20.000 tukik di Pantai Tanjung Api, Kabupaten Sambas, diharapkan tidak hanya berdampak pada pelestarian alam tetapi juga pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Ketua Pokdarwis Tanjung Api, Paloh Muraizi, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun ekonomi kemasyarakatan.

Menurutnya, event pelepasan tukik dapat menarik minat pengunjung untuk datang ke pantai.

“Adapun dengan kegiatan pelepasan tukik dan penampungan tentunya bisa membuat orang-orang datang dan berkunjung ke Pantai Tanjung Api,” ujar Paloh Muraizi, saat diwawancarai via whatsapp Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Aksi Konservasi Akbar: 20.000 Tukik Dilepas Bertahap di Pantai Tanjung Api Sambas

Kunjungan ini, lanjutnya, membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapat penghasilan.

“Di pinggiran jalan masyarakat bisa berjualan dan menawarkan produk-produk mereka sehingga bisa mendapatkan hasil,” katanya.

Paloh menjelaskan, manfaat yang didapat warga tidak hanya materi, tetapi juga ilmu dan pemahaman baru tentang penyu.