Pengetahuan ini diharapkan dapat menumbuhkan inovasi untuk membangun ekonomi berbasis UMKM.
“Tujuan kita melepas tukik bukan hanya melestarikan penyu tapi membangun ekonomi kemasyarakatan, adapun dengan kegiatan pelepasan tukik dan penampungan tentunya bisa membuat orang-orang datang dan berkunjung ke pantai tanjung api untuk ingin tau tentang penyu, di pinggiran jalan masyarakat bisa berjualan dan menawarkan produk-produk mereka sehingga bisa mendapatkan hasil dari masyarakat yang berkunjung
” tegasnya.
Terkait hal itu, ia berharap pemerintah turut hadir dalam upaya ini.
Paloh Muraizi meminta pemerintah meningkatkan kesejahteraan para pelaku konservasi serta segenap elemen masyarakat yang terlibat telah bekerja secara sosial.
“Kami berharap kepada pemerintah agar perlunya meningkatkan kesejahteraan pelaku-pelaku atau kelompok-kelompok yang saat ini melaksanakan pengamanan terhadap satwa yang dilindungi sehingga masyarakat tidak bosan-bosan. Selain melindungi penyu, tentu harus melindungi masyarakatnya bisa sejahtera,” tutupnya.
Baca Juga: Penyu, Kura-kura, dan Labi-labi Itu Sama atau Beda? Ini Jawabannya
(*Mira)
















