Penghargaan ini diberikan berdasarkan jasa mereka yang dinilai melampaui panggilan tugas.
“Kenaikan Pangkat Luar Biasa OMSP ini adalah satu tingkat lebih tinggi,” tulis keterangan resmi akun Instagram Yonif 328/Dirgahayu, @pararaider328.
Sebelumnya, KPLB juga diberikan secara anumerta kepada dua prajurit yang gugur dalam insiden berbeda menjelang puncak perayaan HUT ke-80 TNI.
Mereka adalah Praka (Mar) Zaenal Mutaqim dari Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 1 Marinir TNI AL, yang gugur setelah melaksanakan penerjunan di Teluk Jakarta.
Satu prajurit lainnya adalah Pratu Johari Alfarizi dari Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad), yang gugur setelah terjatuh dari Tank Marder sehari sebelum puncak perayaan HUT TNI di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
(ra)
















