Laode mencontohkan Brasil dan Amerika Serikat sebagai negara yang sudah jamak menggunakan campuran etanol pada bahan bakar mereka.
“Etanol itu di internasional sudah banyak yang pakai. Jadi tidak mengganggu performa, bahkan bagus dengan menggunakan etanol itu,” ucapnya.
“Kalau di Amerika saja Shell juga sudah pakai etanol. Di Amerika sendiri mereka bensinnya pakai etanol. Saya bisa kasih lihat bukti-bukti itu.”
Pertamina sendiri telah mengimpor 100.000 barel base fuel beretanol untuk memenuhi kebutuhan SPBU swasta.
Laode memastikan bahwa jika tidak ada kesepakatan, stok tersebut akan diserap oleh Pertamina, sehingga tidak akan terjadi kelangkaan BBM secara nasional.
“Kalau Pertamina itu enggak akan kehabisan,” tegasnya, mengisyaratkan bahwa risiko kekosongan stok hanya akan berdampak pada operasional SPBU swasta.
(*Mira)
















