Mahasiswa Untan Diduga Terkena Peluru Karet Saat Aksi di Pontianak, Alami Luka Kepala

Seorang mahasiswa Untan bernama Arif mendapat perawatan setelah mengalami luka di kepala akibat diduga terkena peluru karet saat aksi demonstrasi di DPRD Kalbar. (Dok. Faktakalbar.id)
Seorang mahasiswa Untan bernama Arif mendapat perawatan setelah mengalami luka di kepala akibat diduga terkena peluru karet saat aksi demonstrasi di DPRD Kalbar. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura bernama Arif diduga terkena tembakan peluru karet di bagian belakang kepala saat aksi demonstrasi hari ketiga di DPRD Kalbar, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: Presiden Mahasiswa Polnep Terluka, 15 Orang Ditahan, dan Satu Orang Dikabarkan Hilang dalam Aksi Demonstrasi

Peristiwa ini terjadi ketika aparat menggiring massa aksi dari halaman DPRD Kalbar menuju Tugu Digulis dengan tembakan gas air mata yang dilaporkan masuk hingga ke area Fakultas Teknik.

“Aku nak selamatkan orang kenak gas air mata, tiba-tiba dari belakang kena peluru karet,” ujar Arif saat dievakuasi.

Menurut saksi, Arif terjatuh setelah terkena tembakan peluru karet dan langsung dibawa keluar dari kerumunan.

Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Tanjungpura untuk mendapatkan perawatan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Arif harus mendapat delapan jahitan di bagian belakang kepalanya.