Faktakalbar.id, PONTIANAK – Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura bernama Arif diduga terkena tembakan peluru karet di bagian belakang kepala saat aksi demonstrasi hari ketiga di DPRD Kalbar, Jumat (29/8/2025).
Peristiwa ini terjadi ketika aparat menggiring massa aksi dari halaman DPRD Kalbar menuju Tugu Digulis dengan tembakan gas air mata yang dilaporkan masuk hingga ke area Fakultas Teknik.
“Aku nak selamatkan orang kenak gas air mata, tiba-tiba dari belakang kena peluru karet,” ujar Arif saat dievakuasi.
Menurut saksi, Arif terjatuh setelah terkena tembakan peluru karet dan langsung dibawa keluar dari kerumunan.
Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Tanjungpura untuk mendapatkan perawatan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Arif harus mendapat delapan jahitan di bagian belakang kepalanya.
















