Tim gabungan menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pemadaman.
“Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber air, akses jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, serta arah angin yang kerap berubah-ubah sehingga menyulitkan proses penanganan.”
Sementara itu, di Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kebakaran serupa menghanguskan kurang lebih lima hektar lahan pada Senin (25/8).
Cuaca panas diduga menjadi pemicu munculnya titik api.
Baca Juga: Laporan Terkini BNPB: Kebakaran Hutan, Banjir Rob, dan Angin Kencang Landa Indonesia
Petugas di lapangan juga melaporkan kesulitan akses menuju lokasi.
“Akses menuju titik api yang sulit, terjal, dan jauh menyulitkan tim di lapangan. Namun, BPBD Kabupaten Tanah Datar terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan dan pemantauan.”
Banjir di Sulawesi Utara, Ratusan Keluarga Terdampak
Bencana banjir juga dilaporkan terjadi di Desa Nuangan Selatan, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, pada Senin (25/8) malam.
Hujan lebat memicu genangan air yang meluas hingga ke tiga dusun di desa tersebut.
“Berdasarkan data sementara, sekitar 100 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan rincian 45 KK di Dusun I, 39 KK di Dusun II, serta 16 KK di Dusun III. Kerugian materil masih dalam proses pendataan.”
BPBD setempat bersama TNI/POLRI, PMI, dan masyarakat terus melakukan penanganan bencana terkini dengan memantau kondisi lapangan dan bersiaga menghadapi potensi banjir susulan.
BNPB mengimbau masyarakat di seluruh wilayah terdampak untuk selalu waspada.
Baca Juga: Laporan BNPB: Banjir di 3 Wilayah dan Angin Kencang Terjang Banten Hingga Lampung
Warga di sekitar bantaran sungai diminta segera mengungsi jika debit air meningkat, sementara masyarakat di area rawan karhutla diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
(*Red)
















