Baca Juga: Pemkot Pontianak Terima 12 Sertifikat Tanah, Termasuk Lahan untuk Sekolah Rakyat
Sasaran program mencakup anak dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat. Ini merupakan bagian dari program Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA), yang termasuk dalam empat program utama GATI.
Tiga program lainnya yaitu layanan konseling Siap Nikah dan Satyagatra, Kompak Tekan (Konsorsium Penggiat dan Komunitas Ayah Teladan), serta Debat (Desa/Kelurahan Ayah Teladan) di wilayah Kampung KB.
Selain itu, gerakan ini juga diperkuat dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025, tentang pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah yang ramah anak.
Ayah Lebih dari Sekadar Pencari Nafkah
Dalam pernyataan terpisah, Menteri Wihaji kembali menekankan bahwa ayah memiliki peran yang jauh lebih besar dari sekadar pencari nafkah.
Baca Juga: Liburan Seru dan Edukatif di Aston Pontianak, Hadirkan Program Khusus Sekolah dan Keluarga
Ayah adalah pendidik, pelindung, teman bermain, dan teladan dalam kehidupan sehari-hari anak.
“Keterlibatan aktif ayah memberikan dampak luar biasa dalam membentuk karakter anak yang kuat, berdaya, dan bertanggung jawab,” tegas Wihaji.
Menurutnya, ayah bisa menciptakan rasa aman, kasih sayang yang membangun ikatan emosional, dan menjadi panutan dalam perilaku sehari-hari.
Semua itu penting untuk membentuk generasi yang berkualitas di masa depan.
(*Red)
















