Henri juga menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini mendapat dukungan penuh dari Yayasan dan pimpinan STKIP Sintang.
“Kegiatan ini akan kita lanjutkan setiap tahun secara berkelanjutan. Harapan kami, kiranya kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan kesadaran kita, dimulai dari rumah tangga untuk membatasi penggunaan sampah plastik dan mengelola sampah dengan benar,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kaprodi PGSD STKIP Sintang, Eliana Yunitha Seran, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah sampah yang masih menjadi persoalan serius di Sintang.
“Masalah mengenai sampah adalah persoalan yang sangat urgent di Kabupaten Sintang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat kita diberdayakan agar memiliki kemampuan menanggulangi sampah, karena sampah ini masih saja dibuang sembarangan,” kata Eliana.
Melalui kegiatan ini, STKIP Sintang berharap dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai.
(JN)





















