ADEXCO, Kepala BNPB: Forum Berbagai Informasi dan Praktik Baik Kebencanaan

 

“Sistem yang tidak hanya mampu merespons saat terjadi bencana tetapi juga berorientasi pada mitigasi risiko dan kesiapsiagaan,” tambahnya.

 

Di pengujung, Suharyanto menyampaikan harapannya kerja sama antar negara dapat membangun kawasan yang lebih tangguh, yang tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga mampu bangkit lebih kuat setelahnya.

 

“Mari kita mulai dari sekarang karena masa depan dunia ada di tangan kita semua,” pesan Suharyanto.

 

Sementara itu, ADEXCO 2024 ini merupakan penyelenggaraan pameran dengan tema ‘Advancing Sustainable Resilience’ dengan menghadirkan pengalaman kepemimpinan, _expertise_, serta produk inovasi dan teknologi dalam penanggulangan bencana dari pemerintah, lembaga donor, dunia usaha dan mitra lain. Ajang ini dibuka untuk umum mulai hari ini (9/9), di Hall 2D, JIEXPO Kemayoran dari jam 09.00 – 17.00 WIB.

 

Sedangkan GFSR, ini merupakan forum untuk membahas berbagai topik mengenai resiliensi berkelanjutan. Acara ini akan menghadirkan para narasumber dengan pembahasan berbagai sudut pandang, khususnya inovasi, teknologi dan industrialisasi kebencanaan.

 

Inovasi dan teknologi kebencanaan ini menjadi bagian dari empat pilar resiliensi berkelalanjutan yang diusung Indonesia. Konsep ini telah disampaikan Presiden Joko Widodo pada Global Platform for Disaster Risk Reduction pada 2022 silam. ASEAN juga telah menerima dan menyepakati semangat ini dalam Deklrasi Pemimpin ASEAN pada ASEAN Summit 2023 lalu.

 

Acara pembukaan ADEXCO ke-3 dan GSFR ke-2 ini dihadiri daring dan luring tamu undangan dari Republik Fiji, SCDF, Kantor regional Asia-Pasifik PBB untuk pengurangan risiko bencana, Kementerian Perindustrian, Sekretariat ASEAN, lembaga internasional dan dunia usaha. (rfk/*pusdatin bnpb)